Halaman

Asalamualaikum

Selasa, 08 Mei 2012

HAMPA



Selalu saja kucari bayanganmu pada
Senja saat gerimis turun
Sedangkan engkau telah berada pada tumit malam
Dan, tentang keakuan yang kita miliki dulu
Akhirnya terkapar menahan rasa dahaga tak tertahankan

Bulir-bulir bening Mengalir sebagaimana mestinya

Berharap adanya keajaiban di balik selubung kegaiban
gelaplah nyatanya yg menyelimuti
Membawa untaian harap dalam kegelisahan

Akan kubawa kemanakah rindu ini, kekasih

Saat ditengah lautan tak berbatas
Puncak keletihan memagut
dan gelombang mengombang ambingkan rasa ketakberdayaan

Inilah kurasa batas segala waktu

Memporak porandakan puing-puing kasih kita
Dalam tatapan mata kosong dan kelam
kita menikmati denyut nadi yang semakin melemah

Penulis

Yank Hanafi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar